TRADISI SEBARAN APEM KUKUS KEONG MAS DI PENGGING BOYOLALI
Tradiri Sebaran Apem dilakukan pada saat bulan Sofar ( Sapar=Jawa) maka istilah tradisi itu adalah Saparan Sebaran Apem Keong mas Dilaksanakan di kawasan objek wisata Pengging di lingkungan Masjid Cipto Mulyo pada hari jumat Upacara ini merupakan tradisi memperebutkan Apem Kukus Keong Mas yang berasal dari Bupati/tokoh masyarakat Boyolali kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian tradisi atau budaya untuk pelestarian budaya peninggalan nenek moyan tradisi ini berawal dari cerita konon kabarnya para petani didaerah Pengging merasa susah hatinya tatkala melihat hasil panenan yang diharapkan gagal akibat hama keong mas, upaya upaya untuk memberantas keong mas ini berulang kali gagal akhirnya para petani mengadukan nasibnya kepada R. NG Yosodipuro, oleh beliau disarankan agar para petani memasak (kukus=jawa) apem dan dibagi bagikan kepada orang lain dengan harapan dan doa kepada Yang maha Kuasa agar dihindarkan dari hama keong mas ini. Para petani akhirnya membuat Apem dan dibagi bagikan orang lain akhirnya berkat doa dan ikhtiar ini hama keong mas berhasil dimusnahkan sebagai tanda rasa syukur setiap bulan Sapar diadakan tradisi ini dengan makna bahwa hanya kepada Yang Maha Kuasa senantiasa berdoa dan memohon
Comments
Post a Comment